Sabtu, 06 Maret 2010

catatan hari quw

ceritaku di bulan januari.........(^_^)

awal taun yg menyenangkan bersama kauwand2 dan seseorang yg special dlm hidup quw.... bahagia rasanya bersama mreka,,, d bawah taburan kembang api yg nian gemerlap dan megah..... harapan baru kan datang mendampingi .............. pelukan manis dan untaian kata yang menenangkan jua......
pertengahan bulan yg tidak begitu menyenangkan. rencana quw gagal. luar biasa.. hari ulang tahun quw yg k 18 sekaligus 1 tahun umur quw sejalan dengan dirinya,,,,,,,,, tak ada yg spesial. bahkan bisa di katakan terlalu biasa. sesungguhnya api kekecewaan melanda. mengharapkan sepotong ucapan yang tak kunjung tiba. namun, sedikit kehangatan hati yg merasuk.ketika dia sekejap saja memeluk quw. namun, hati ini tak bisa seutuhnya merasakn ketulusannya,,, sedikit tertutup oleh api kecewa...
bertambahnya umur quw,,, quw jg harus menerima dan belajar, menyadari kalau dia tak selamanya ada bersama quw.........  belajar menjadi orang yang lebih dewasa dan memahami perasaan orang lain,,,
 namun terkadang pahit yg terasa ketika meredam luka, bertimbalbalik menusuk diri ini sendiri ...... mencoba terlena oleh keindahan pelangi untuk meredam api luka ............ walau hanya sesaat menyejukan hati....

rinduku d bulan februari (^_^)

memori ini terlalu banyak terangkai dalam hati ……………. perasaan sulit berucap ………. tiba2 februari ini berubah menjadi hujan kabut yang membutakan mata……. serasa quw kehilangan seseorang yang berharga. walau dia nian dekat di mata, tapi serasa jauh di jiwa…….. entah siapa yang salah atau benar. siapa yang harus mengalah atau dikalahkan………… tentang tujuan atau ambisi… tentang menyakiti atau disakiti………… ataukah dihianati ………… ???????????

kepercayaan tenggelam oleh goresan……… memaafkan dan mengikhlaskan…  menyadari dan mengingatkan………  rasa sesak yang terus mendesak. napas ini tak dapat berhembus… menyesakan………

senyum tulus yang menghapus kabut, menggantikanya dengan pelangi di kala hujan. terasa indah dan menenangkan……. kecupan manis mengukir tinta ketulusan…… ucapan  “sayang” tak sekedar gurauan.. . indahnya mawar dan merdunya alunan gitar ,,, terasa tergantikan oleh sejuta perhatian “dari nya “…….

betapa “kejutan” datang begitu saja ….. bak angin yang menghantam pasir……….. namun, kedua petualang itu berhasil melalui badai tersebut………… dan pada akhirnya,,, mampu berusaha mencoba kembali “men0rehkan tetesan air d atas batuterus berjanji berusaha dan berjalan bersama,,, saling menyangga ketika terjatuh,,, saling tersenyum dalam keindahan……. "sayang dan cinta"



sisi lain di bulan ke tiga ..... (^_^)

tak trasa berbagai ombak mengiringi langkahku hingga mendekati ujian akhir ini.... ketidak tenangan hati menjadi penyebab utama kebimbangan kapal ketika hampir terbalik....

ketika pelayar berusaha untuk tetap mengibarkan sang layar agar tetap berjalan menembus badai pelajaran ............ pelayar jua d hadapkan dalam kebimbangan unutk memilih masadepan,,, ketika samudra luas membentang dan tiada petunjuk arah jalan yang harus ia lalui....

namun, keyakinan membawanya dalam suatu daratan yg subur, penuh dengan dedaunan yg hijau dan menyejukan.... (insyaallah)

Selasa, 12 Januari 2010

Hanya Waktu

quw tak mampu berkata
kesendirian begitu ramai
temand2 kecil yg membisu
hanya bungkam

tetesan air menjadi ombak
suara isak menjadikannya lebih hidup
hanya angin yg menyapa
terasa dingin dan beku

bintang pun tak lagi menari
mentari terasa dingin
batu menjadirapuh
daun pun berguguran

Senin, 28 Desember 2009

mungkin ini yg rasanya bersyukur,, mungkin ini yg rasanya ikhlas dan mengikhlaskan,, namun hanya sebagian kecil dari luasnya takdir,,, mungkin ini yg rasanya malu,, mungkin ini yg disebut haru,, mungkin ini yg di sebut merasa bersalah,, semua kepastian hanya milik NYA…

Senin, 21 Desember 2009

rintangan

ya allah,,, ya rab.... trimakasih kau telah menunjukan bahwa kau masih sayang pada saia,,,pada kami....kami hanya hambaMu yg tak mampu berdusta di hadapan Mu... terimakasih kau telah menguji saia,,, menguji kami,,,,
kau menunjukan kuasaMa pada kami,,, bahwa cinta kami adalah karenaMu ya rab....

terimakasih kau memberi keluarga yg peduli pd saia,,, pada kami,,,, sungguh bahagia tiada tara,,, smoga suatu saat nanti,,, kami dapat bahagia selayaknya kehidupan suatu keluarga yg diridhoi oleh Mu ya Allah....

Kamis, 17 Desember 2009

beautiful day...

thanks GOD.... i love today... a favorite day in this week ....
taun baru hijriah , jumat kliwon ( weton saia ) , eleven months for my relationship ....
suara ledakan meriam kembang api kembali terdengar ... meski tak dapat saia nikmati keindahan kembang api hr nei yg megah d langit ..... hari yg panjang dengan sekelumit permasalahan ... namun dpat kita selesaikan...


ternyata tak hanya itu,,, hr ney rapor yg menunjukan kinerja saia selama 1 semester di bagikan... alhamdulillah semua nilai mapel meningkat,,, cukup melegakan ... senyuman bapak saia membuat saia cukup lega dg hasil seperti ini... semoga dapat lbh baik... amin....

Rabu, 16 Desember 2009

pantai

ketika deburan ombak itu datang,,, serasa memecah bebatuan dalam hati.. ketika ombak tenang,serasa menenangkan jiwa.... semilir tiupan angin pantai membuat pikiran ini menjadi sejuk... cakrawala yg membentang tanpa ujung,

 entah mengapa saia menyukai pantai.... memejamkan mata saia menikmati aroma hembusan angin dan ketenangan,, mendengar deburan ombak yg seakan berbisik... "ada seseorang di dekat kamu"... saia tersadar akan itu, dan saia pastikan bahwa dia tetap berada di samping saia... menemani saia menikmati ketenangan dalam keheningan kata.... menenangkan pikiran dan hati ini yg sulit berucap ....
tak mudah bagi saia melakukan itu,, namun pantai memberi saia jawaban... "kamu harus yakin"... (^_^)
seiring matahari terbenam , mengintip di celah awan di langit ,,, mengantarkan keyakinan saia,, yg sebenarnya....

Senin, 14 Desember 2009

kebingungan saia,"dia"

tak rasa kebingungan ini terasa...rasa tanggung jawab yg tak boleh sirna.... namun apa daya ketika tangan mungil ini hanya mampu menulis, dan berbuat semampunya...

pembuatan lpj INI merupakan tugas dan tanggungjawab saia... namun, mana yg lain.... haruskah saia dengan tangan yg mungil ini mengerjakan dan menyelesaikannya sendiri... ???? meski bantuan datng, tp tak seperti yg di harapkan... terkadang justru "kemunculan sendiri" menyebabkan "dia" terpojok akan keadaan... haruskah "dia" tersebut yg harus disalahkan... "dia" yg mencoba memperbaiki kedaan walau dalam kesendirian.... terkadang letih terasa, namun semua itu harus dilakukan, segera diselesaikan...

Haruskah saia selalu berpura2 menutup mata hati saia dengan semua ini, dan pura2 merasa "tak terbebani" ... ??? walai tak hanya sekali perlakuan ini saia rasakan ..... Ya Allah maafkan lah saia yg telah menulis demikian dengan tangan saia yg mungil ini,,,, bantulah saia akan tugas nui, semoga pa yg saia lakukan dapat bermanfaat ... amin

dan hari berikutnya  saia berhasil menyelesaikan 70 % dr tugas saia dengan tangan mungil ini... meski saia sedikit memaksa tangan mungil, otak, serta tubuh saia untk tetap terlarut dalan alunan musik proses pembuatan itu....... terimakasih Allah,